Social Icons

Pages

Tampilkan postingan dengan label #Movie. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #Movie. Tampilkan semua postingan

Rabu, 29 Mei 2013

Tangled

Maksud hati ingin mencari hiburan di weekend kemarin dengan nonton film-film, eh dasar si nona sensi, udah sengaja milih film animasi biar hepi-hepi, etapii teteup butuh mewek juga. hohoho...

Tangled, sebuah film animasi karya Disney dan pada tau dong doong kalau Disney buat film macam apa, tentang seorang putri, tentang pangeran, tentang nesi (nenek sihir) yang jahat, tentang ratu, dan sebagainya dan sebagainya. Tangled bercerita tentang Rapunzel, sang putri yang diculik dari kerajaan dan kemudian dibesarkan oleh seorang nenek yang ingin tetap terlihat muda & cantik dengan memanfaatkan rambut Rapunzel yang memiliki kekuatan magis yang didapat dari ramuan bunga yang diminum oleh sang Ratu (ibu Rapunzel) saat sang Ratu mengandung Rapunzel. Rambut Rapunzel tidak boleh dipotong karena akan menghilangkan kekuatan magisnya.Dan sang nenek (yang berpura-pura sebagai ibu Rapunzel) merawat Rapunzel sampai Rapuzel dewasa. Mereka tinggal di sebuah lembah yang tidak terjangkau banyak orang karena sang nenek menginginkan Rapunzel tersembunyi & tetap bersamanya.

Sementara di kerajaan, sang Raja dan Ratu masih begitu kehilangan sang putri tercinta, Rapunzel. Di setiap hari ulang tahun Rapunzel, mereka menerbangkan lentera sebagai tanda agar Rapunzel bisa kembali.   Rapunzel pun tumbuh menjadi gadis yang cantik, rajin, dan suka menggambar. Namun sayangnya, Rapunzel tidak pernah sekalipun keluar dari rumah karena ibunya (nenek jahat) melarangnya dan mengatakan kalau di luar banyak orang-orang jahat yang mengincar rambutnya. Seiring berjalannya waktu, Rapunzel sangat penasaran dengan dunia luar, terlebih dengan apa yang seringkali dilihatnya dari balik jendela hanya di satu hari tertentu saja, setiap tahun, dan dia hanya bisa melukisnya. Sampai di usianya yang menjelang 18 tahun, Rapunzel meminta pada ibu (palsu)nya untuk dapat melihat secara langsung apa yang berterbangan di langit setiap tahun yang dia lihat, tapi tentu saja ibu tidak mengizinkannya. Sampai datang Flynn Rider (bernama asli Eugene), pemuda yang menjadi buronan kerajaan (juga menjadi buronan kuda kerajaan, Maximus) karena mencuri mahkota sang putri. Dalam pelariannya (terutama lari dari kejaran Maximus), Flynn menemukan sebuah rumah di dalam lembah dan ia pun bersembunyi di sana, yang kemudian mendapat sambutan selamat datang berupa hantaman pan penggorengan dari Rapunzel. Rapunzel, yang tidak pernah bertemu dengan orang lain selain ibu (palsu)nya sangat berhati-hati terhadap Flynn. Dia pun menginterogasi Flynn dan sangat cemas kalau Flynn adalah orang yang menginginkan rambutnya (bagian ini emang menghibur, coz si Rapunzel konyol sangat! :D). Rapunzel pun membuat kesepakatan dengan Flynn : dia tidak akan mengadukan kedatangan Flyyn ke ibunya dan mengembalikan mahkota yang dibawa Flynn asal Flynn mau mengajaknya melihat apa yang beterbangan di langit (yang kemudian Flynn katakan itu lentera). Flynn, yang walaupun sedang tidak aman karena menjadi buronan kerajaan, menyanggupi penawaran dari Rapunzel.

Lah terus sedihnya dimana nonaaa? Yang bikin nangisnya apaan? Nah, bukan sedih sih sebenernya, tapi terharuu *hihii rusuuh* karena akhirnya Rapunzel berhasil melihat lentera, tidak lagi dari balik jendela, tapi secara langsung! Kebayang gak siih gimana buncahnya perasaan Rapunzel saat itu... setelah 18 tahun, baru saat itu dia kesampaian lihat lentera-lentera beterbangan menghiasi langit... indaaah sekali~~~ dan setelah melihat lentera itu, setelah melihat apa yang diimpikannya selama ini, Rapunzel masih merasakan yang lain, ada Eugene yang kini dilihatnya.

...all at once everything looks different, now that i see you...
 
Naah, pada mau tau gaak di scene mana saya terharuu huru haraa? *LOL* nih nih, saya share aja deh yaaa videonya *sambil tarik tissue*etapi udah gak nangis lagi kok sekarang* Enjoy the video!



Note : terus lanjutan ceria filmnya gimana? Emmmh, gimana yaaa? udah ngantuk nih nih...nonton sendiri aja yaa... :p oya, ternyata lihat komentar-komentar di youtube tentang video ini, ternyata ada yang nangis juga kook! Jadii, bukan semata-mata mata saya ajaa yang mengeluarkan air mata *hohoo bangga ada yang ikutan nangis juga*daaan, sepertinya menerbangkan lentera ini asik bin romancis juga deh yaa....boleh dicoba next time, next moment, wherevever you are, whenever it's right...... la la la laaaa meracau sempurna, sayonara!*

May 29th, 2013
11:30 p.m.

Selasa, 12 Maret 2013

Film "One Day"

-Love is friendship-
Betapa banyak cerita tentang cinta & persahabatan, baik di kehidupan nyata atau kisah dalam suatu karya : novel, film, dsb. Dan film "One Day" ini salah satunya. Diangkat dari sebuah novel karya David Nicholls, bercerita tentang perjalanan dua sahabat dengan karakter yang sungguh berbeda : Emma (kind a nerd & not confident, but she's smart & loves writing) & Dexter (handsome, popular, "naughty") selama 20 tahun (bahkan lebih), dari lulus kuliah sampai menginjak usia matang (40 something)

Tentunya selama 20 tahun, banyak sekali kisah yang terjalin: manis, lucu, pahit, konflik, putus kontak, berdamai dengan konflik, dsb. Dan saat saya bilang film ini tentang perjalanan hidup 20 tahun, jangan takut film ini akan bercerita panjaaang. Namun sebaliknya, cara penjabaran 20 tahunnya sangatlah simpel dan runtun : dimana tiap scene-nya diambil per tanggal 15 July (Saint Swithin's Day) tiap tahunnya (ada beberapa tahun yang dilewatkan), dan apa yang terjadi di tiap tanggal 15 Juli menjadi rangkaian cerita yang simply sweet & touchy for me. Oh ya, kenapa kejadiannya per tanggal 15 Juli saja? Itu karena ada legenda dimana saat tanggal 15 Juli hujan, maka sesuatu akan terjadi secara terus- menerus. Dan begitulah kisah Emma & Dexter yang terus menerus terjalin, apapun yang terjadi.



Di film ini juga kita bisa liat perubahan Emma (Anna Hathaway) yang masa remajanya terbilang "not stunning girl" tapi pas dewasa dia sangat menawan (dan saya paling suka penampilannya waktu tinggal di Paris dan berambut pendek).

 Begitu pula perubahan Dexter (Jim Sturgess) yang waktu remajanya "so stunning & awfully handsome", dan pas dewasanya tetap memukau, walau sedikit tidak terurus lagi (that's why man always need woman as his stylish, I guess LOL)

Nah, sekarang kita sampai ke bagian what makes me soo envy with Emma.. hohooho:
-  because Emma found love in a friendship. Whoaaa, sebenarnya dari dulu-dulu banget, kalau ada temen yang certa akhirnya jatuh cinta sama sahabatnya sendiri, saya selalu senang menggodai, tapi sekaligus senang & turut gembira jugaa... I mean dari persahabtan jadi cinta : memang sudah saatnya!

-ternyata dulunya Emma pernah naksir sama Dex (ada di scene 15 July 1992) dan dia juga udah ungkapin perasaannya (walau saat itu akhirnya mereka jadi tetap berteman & memang berteman yang paling pas pokoknya) they complete each other as best friend!

- walaupun Dex itu begajulan, tapi dia peduli banget dan bener-bener bisa jadi sahabat yang selalu ada buat Emma, yang dengerin cerita Emma dan juga suka kasih saran (walau sebenernya sarannya itu yaa didapat dari Emma juga) dan saat Dex sibuk & juga "terpisah" dari Emma, saat mereka kembali bertemu setelah 3 tahun terpisah, Emma bahkan jadi emosional & begitu pula Dex.
" There's thing I need to talk to you: How I stuck in a flat with someone i dont love & if I can't talk you, what's the point of you, of us!"  (15 July 1996)

 -Emma sukses jadi penulis! (ikut senang jugaa jadinya, bener kan kata Dexter! :)

-Nah yang paling bikin envy nih, Emma selalu ada buat Dexter (yang pernah dia suka, dan dia sayangi selamanya) terutama saat Dex lagi terpuruk dan tentunya Emma jadi orang yang penting & berharga banget buat Dex, begitu pula sebaliknya. Rasanya senang jadi orang yang dibutuhkan! Jadi inget waktu Ian (Emma's Ex) waktu ketemu Dex di Cafe: "I hate 15 July, reminded me of Emma & i hate you, Dex. But she lighted up with you........ & I think you don't deserve her, but she made you worthed & in return, you made her soo happy..." (15 July 2009)

Yah, pokoknya this movie is really worth it to watch.  Apalagi buat kamu yang mendamba suatu persahabatan, sperti saya.

 Oh ya, I do want when I (one day) meet someone, he's not just a husband, a leader, soul mate, a lover, but the most important thing: he must be my best friend.

I miss you my dear best friend..even we're not talking yet, but I wish we keep connected.... one day!

Dexter: "There's a poem. If on Saint Swithin's day there's rain, something something something remain."
Emma: "If it doesn't rain, will you do something: me and you!"
(15 July 1988)

Note: kalau nonton film ini, perhatiin perubahan tahunnya yak, tanggalnya sih tetep sama: 15 Juli! Happy watching, then!

13-3-13
01:03 a.m.
 

Sample text

Sample Text